Redesain Interior Ballroom Multifungsi Edelweissm untuk Meningkatkan Kualitas Akustik (Studi Kasus: Ballroom Edelweiss Idjen Suites Malang, Jawa Timur)

Firman Hawari, Ruth Sennia Dinastry
Submission Date: 2016-08-04 10:19:08
Accepted Date: 2017-02-01 16:45:22

Abstract


Ballroom hotel merupakan suatu ruang besar yang menjadi salah satu fasilitas spesial yang disediakan oleh suatu hotel karena fungsi dan desain yang mewah. Objek studi kasus ini adalah Ballroom Edelweiss pada Hotel Idjen Suites Malang yang bersifat multifungsi karena mempunyai fungsi sebagai ruang percakapan (speech) misalnya pidato singkat, ruang perayaan pesta, dan sebuah pertunjukan musik. Beberapa kegiatan dapat berlangsung secara sekaligus pada satu ruang yang hanya dipisahkan oleh movable wall, sehingga dibutuhkan tingkat kejelasan suara yang baik dan tingkat kebisingan yang rendah agar para pengguna dapat menerima secara jelas dan utuh apa yang ingin disampaikan penyaji acara pada acara tersebut. Pada penulisan laporan kali ini, objek yang dipilih akan diredesain untuk meningkatkan kualitas akustik sehingga cacat-cacat bunyii pada ruang tertutup dapat diatasi dan juga dapat meoptimalkan kegiatan yang sedang berlangsung. Pemilihan dan penggunaan material-material akustik yang menjadi fokus utama penulis karena pemilihan dan penerapan material akustik adalah salah satu syarat penting dalam meningkatkan kualitas akustik ruang.Cara menganalisa dan memecahkan permasalahan dapat diperoleh dari parameter akustik objektif meliputi bising latar belakang, distribusi tingkat tekanan bunyi, dan respon impuls. Untuk mendapatkan hasil yang optimal salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan perbaikan akustik dan peletakan material-material akustik pada elemen interior untuk meningkatkan kualitas akustik pada ruang multifungsi.

Setelah pemilihan dan penerapan material akustik, diharapkan ruangan ballroom dapat berfungsi secara baik tanpa adanya gangguan suara bising dan juga penyajian acara dapat berlangsung dengan baik dan informasi yang disampaikan mampu diterima pendengar dengan baik, khususnya pada ruang ballroom multifungsi..

 


Keywords


desain interior ballroom hotel; optimalisasi akustik; material akustik

References


Cahyawati, Citra. 2011. Tugas Akhir Studi Penerapan Sistem Akustik pada Ruang Kuliah Audio Visual. Universitas Kristen Petra, Surabaya.

Chijiwa, Hideaki. 1987. Color Harmony: A Guide to Creative Color Combinations. Rockport Publishers.

DeChiara, Joseph dan Crosbie, Michael J. 2001. Time-Saver Standarts For Building types Fourth Edition. America: Mc Grawl Hill. Hal 697.

Doelle, L. L. 1972. Enviromental Acoustics. New York: McGraw-Hill Book Company.

Franchis, D. K. 1996. Ilustrasi Desain Interior. Jakarta: Erlangga.

Indrani, Hedi C., Sri Nastiti N.E, Wiratno. Juni. 2007. Analisis Kinerja Pada Ruang Auditorium Multifungsi Jurusan Desain Interior, Fakultas Seni dan Desain – Universitas Kristen Petra. Dimensi Interior. Vol 5 No 1:1-11.

Long, Marshall. 2006. Architectural Acoustics. Elsevier: Academic Press America.

Mediastika. 2005. Akustika Bangunan, Prinsip-prinsip dan Penerapannya di Indonesia, Edisi I. Jakarta: Erlangga.

Mediastika. 2010. Material Akustik, Pengendali Kualitas Bunyi pada Bangunan, Edisi I. Yogyakarta: Andi.

Merthyasa, IGN. 2008. Objektif Perancangan Akustik dan Peranan ‘Impulse Response’. http://komang-merthyasa.blogspot.com, (diakses 2 Desember 2015)

Prasetio, Lea. 2002. Akustik Lingkungan. Yogyakarta: Erlangga.

Satwiko, Prasato. 2004. Fisika Bangunan Edisi 1. Yogyakarta: Andi.

Satwiko, Prasasto. 2004. Fisika Bangunan Edisi 2. Yogyakarta: Andi.

Suptandar, P. J. 2004. Faktor Akustik dalam Perancangan Desain Interior. Jakarta: Djambatan.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Trevor. 2004. Acoustic Absorbers and Diffuser Theory Design and Aplication. USA


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.