Uji Potensi Fermentasi Etanol Beberapa Yeast yang Diisolasi dari Daerah Malang, Jawa Timur dengan Metode SDN (Soil Drive Nutrient)

Sabrina Firrar Rahmana, Sri Nurhatika, Anton Muhibuddin
Submission Date: 2016-08-05 10:18:15
Accepted Date: 2016-11-23 18:14:55

Abstract


Eksplorasi yeast sebagai agen biofermentor masih sangat kurang padahal yeast memiliki potensi yang amat baik dalam mengubah glukosa menjadi etanol. Yeast tanah merupakan salah satu jenis yeast yang berpotensi tinggi sebagai agen biofermentor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi isolat yeast tanah yang telah diisolasi menggunakan metode SDN (Soil Drive Nutrient) dari Malang, Jawa Timur dan untuk mengetahui konsentrasi glukosa terbaik dalam memproduksi etanol. Konsentrasi glukosa yang digunakan ialah 10%, 15% dan 20%. Terdapat 5 isolat yeast yang akan digunakan yaitu Candida sp. 1., Candida sp.2., Lindnera, Kloeckera sp dan Debaryomyces sp. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa isolat yang berpotensi dalam memproduksi etanol ialah Kloeckera sp. dan Debaryomyces sp.. Pada isolat Kloeckera sp. optimum dalam menghasilkan etanol pada konsentrasi glukosa 20% yakni sebesar 30,75% pada jam ke-72. Sedangkan isolat Debaryomyces sp. mampu menghasilkan etanol secara optimum pada konsentrasi glukosa 15% yakni sebesar 22,95% pada jam ke 24-48.

Keywords


etanol; fermentasi; glukosa; yeast tanah

References


S. Singgih. 2007. Statistik Deskriptif: Konsep dan Aplikasi dengan Microsoft Exel dan SPSS. Yogyakarta: ANDI.

J. F. T. Spencer, and D. M. Spencer. 1997. Yeast In Natural and Artificial Habitats. Berlin: Springer Verlag

C.P. Kurtzman, and J.W. Fell. 1998. The Yeast A Taxonomy Study. New York: Elsevier.

C.P. Kurtzman, and J. Piskur. 2006. Taxonomy and phylogenetic diversity among the yeasts. Berlin: Springer-Verlag

C.P. Kurtzman, and J.W. Fell. 2006. Yeast Systematics and Phylogeny-Implication of Molecular Identification Methods For Studies In Ecology. Springer-Verlag. Berlin

Jumiyati, H. S. Bintari dan I. Mubarok. 2012. Isolasi dan Identifikasi Khamir Secara Morfologi di Tanah Kebun Wisata Pendidikan Universitas Negeri Semarang. Biosantifika. Semarang

A. Kanti. 2005. Keragaman Khamir Tanah Asal Taman Nasional Kalimutu Dan Taman Wisata Alam Ruteng Nusa Tenggara Timur. Laporan Teknik bidang Zoologi. Pusat penelitian Biologi LIPI.

A. Muhibuddin, dan I.R. Sastrahidayat. 2015. Soil Drive Nutrients Creation through Alternate Host System Propagation of VAM to Support Selective Exploration of Microbial Fermentation. Laporan Akhir Penelitian Kerjasama Luar Negeri Publikasi Internasional. Universitas Brawijaya. Malang

K. Van Rij, M. Kobatake, N.J.W. Placido, M.T.L.C., and N. Van Uden. 1992. Isolation of Proteolytic Psychrophilic Yeasts from Raw Sea Foods. Lett. Appl. Microbiology 14: 37- 42.

V. Lundblad, and K. Struhl. 2008. Current Protocols in Molecular Biology. New York: John Wiley and Sons, Inc.

V. N. Jisha, R.B Smitha, S. Pradeep, Sreedevi, Unni, K.N., Sajith, S., Priji P., Josh, M.S., Benjamin. 2013. Versatility of microbial proteases. Creative Common Attribution License. India

B. D. A Kodri, dan Y. Rini. 2013. Pemanfaatan Enzim Selulase dari Trichoderma Reseei dan Aspergilus niger sebagai Katalisator Hidrolisis Enzimatik Jerami Padi dengan Pretreatment

Purwanto. 2004. Aktivitas Fermentasi Alkoholik Cairan Buah. Jurnal Universitas Widya Mandala Madiun. No. 1 th. XXXII/ISSN 0854-1981

S. Maturindo. 2014. Hidrolisis Enzimatis Limbah Tongkol Jagung oleh Penicillium sp. H9 dengan Variasi pH dan Suhu. Skripsi. Prodi S1 Biologi Universitas Airlangga.

K. Sridevi, and T. Janakiram. 2011. Phsyco-chemical examination of market wastes-an aerobic composting study. J RJPBCS. 2 (2):121-129

L. M. Manici, F. Caputo, and G. Baruzzi. 2005. Additonal experience to elucidate the microbial component of soil suppressiveness towards strawberry black root rot complex. Annals of Applied Biology. Research Institute for Industrial Corps. Italy

J. P. Harley, and L. M Prescott. 2002. Laboratory Exercises in Microbiology, Fifth Edition. Mc-Graw Hill Companies. Newyork

Winn Jr, Washington C., et al. 2006. Koneman’s Color Atlas and Textbook of Diagnostic Microbiology, 6th Ed, USA, Lippincott Williams & Wilkins, p 251-259.

M. T. Madigan and J. M. MartinkO. 2006. Brock: Biology of Microorganisms, 11th ed. USA: Pearson Prentice Hall, pp: 705

D. Falahudin. 2014. Bioassay antioksidan ekstrak daging nuah salak bongkok (Sallaca edulis reinw.) dengan khamir Candida sp. Y. 390. Jurnal Oseanografi. Jakarta: LIPI.

Natsir. 2003. Mikrobiologi Farmasi Dasar. Universitas Hasanudin: Makassar

S. Fardiaz. 1992. Mikrobiologi Pangan I. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Cheng, Ngoh Gek., Hasan, Masitah., Kumoro, Andri Chahyo., Ling, Chew Fui., Tham, Margaret., 2009. Production of Ethanol by Fed-Batch Fermentation. Pertanika J.SCi & Technol 17 (2):399-408

J.C.F Walker. 1993. Primary Wood Pcocessing Principles and Practice. Chapman and Hall. London.

Elevri, Putra dan Surya Rosa Putra. 2006. Produksi Etanol Menggunakan Saccharomyces cerevisiae yang Diamobilisasi dengan Agar Batang. Kimia ITS. Akta Kimindo 1(2): 109-110.

A. M. Jannah. 2010. Proses Fermentasi Hidrolisat Jerami Padi untuk Menghasilkan Bioetanol. Jurnal Teknik Kimia No. 1 Vol. 17

E. Purwitasari, A. Pangastuti, dan R. Setyaningsih. 2004. Pengaruh media tumbuh terhadap kadar protein Saccharomyces cerevisiae dalam pembuatan protein sel tunggal. Jurnal Bioteknologi. Vol 1 (2): 37-42


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.