Analisis Regresi Cox Extended Pada Pasien Kusta Di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan

Nurfain Nurfain, Santi Wulan Purnami
Submission Date: 2017-01-26 10:16:49
Accepted Date: 2017-03-17 10:28:10

Abstract


Kusta merupakan salah satu penyakit yang tergolong menular dan masih belum sepenuhnya mampu dikendalikan pemerintah. Penyakit kusta terbagi menjadi dua tipe kusta yaitu Pausi Bacillary (PB) dan Multi Bacillary (MB). Penelitian mengenai kejadian kusta dengan mengiden-tifikasi laju perbaikan klinisnya dapat menggunakan analisis survival dengan memodelkan faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap probabilitas perbaikan klinis pasien kusta. Metode yang dapat digunakan pada analisis survival yaitu model Cox Proportional Hazard yang terbatas pada hazard ratio yang konstan. Tetapi jika hazard ratio tidak konstan maka perlu digunakan metode alternatif yaitu salah satunya dengan regresi Cox Extended. Berdasarkan hasil analisis, setelah hari ke-190 untuk tipe PB dan ke-370 untuk tipe MB ternyata didapatkan probabilitas pasien kusta di kecamatan Brondong, lamongan yang mengalami perbaikan klinis cukup besar. Dengan kata lain, setelah hari tersebut sudah banyak pasien yang mengalami perbaikan klinis dan dinyatakan Release From Treatment (RF). Variabel yang tidak memenuhi asumsi Proportional Hazard adalah status pasien. Kemudian variabel yang signifikan mempengaruhi laju perbaikan klinis pasien kusta adalah tipe kusta dan keteraturan berobat. Pasien kusta yang menderita tipe MB cenderung mengalami perbaikan klinis 0,001 kali lebih kecil dibandingkan tipe PB. Sementara itu, pasien kusta yang teratur berobat cenderung mengalami perbaikan klinis 11,667 kali lebih besar dibandingkan yang tidak teratur berobat.

Keywords


Analisis Survival; Perbaikan Klinis; Pasien Kusta; Regresi Cox Extended

References


Departemen Kesehatan RI. 2007. Buku Pedoman Nasional Pengendalian Penyakit Kusta. Jakarta, Tidak Dipublikasikan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Profil Kesehatan Indonesia tahun 2013 Jakarta : Depkes RI

Pusat Data dan Informasi Kementerian RI (Pusdatin). 2015. Kusta. Jakarta : Kementerian

Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur. 2008. Laporan kusta tahun 2008. Dinkes Jatim. Surabaya.

Kleinbaum, D. G., & Klein, M. 2012. Survival Analysis: A SelfLearning Text. Ed ke-3. Gail M, Krickeberg K, Samet JM, Tsiatis A, Wong W, editor. New York (US).Springer.

Lasmini, N. 2013. Model Regresi Cox dengan Hazard Tak Proposional dan Aplikasinya pada Waktu Ketahanan Pengguna Narkoba. Skripsi, Institut Pertanian Bogor

Cox, D. 1972. Regression Model and Life Table. J Roy Stat Soc B, 34 , 187-202..

Klein, John P. & Moeschberger, Melvin L. 2003. Survival Analysis Techniques for Censored and Truncated Data. 2nd. ed. New York : Springer.

Harrell, F., & Lee, K. (1986). Procedings of the Eleventh Annual SASW User's Group International. 823-828.

Collet, D. 2003. Modelling Survival Data in Medical Research. 2nd. ed. Chapman & Hall/CRC

Hosmer, D., Lameshow, S., & May, S. 2008. Applied Sur-vival Analysis. Hokoben. New Jersey: Wiley & Sons, Inc.

Susanto, N. 2006. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecacatan Penderita Kusta (Kajian di Kabupaten Sukoharjo). Tesis.Yogyakarta : Ilmu-ilmu Kesehatan, UGM.

Mahanani, N. 2013. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perawatan Diri Kusta Pada Penderita Kusta di Puskesmas Kunduran Kecamatan Kunduran Kaputen Blora Tahun 2011. Skripsi, Universitas Negeri Semarang.

Wisnu., Hadilukito, G. 2003. Kusta ; Pencegahan Cacat Kusta, 2ed., Balai Penerbit FKUI, Jakarta. Pp. 83-93

World Health Organization (WHO). 2013. Weekly Epidemiological Record. No.35. August 88 th 2013. 88rd: 365-380.

Selum. Chatarina. dan U. Wahyuni. 2012. Risiko Kecacatan pada Ketidakaturan Berobat Penderita Kusta di Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur. The Indonesian Journal of Public Health, Vol. 8, No. 3 Maret 2012 : 117-121.

Mukminin, L. 2006. Analisis Faktor Resiko Kecacatan pada Penderita Kusta di Provinsi Gorontalo

Nugraheni, D. 2005. Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Praktik Penderita Kusta dalam Pencarian Pengobatan di Puskesmas Kunduran Kabupaten Blora. Tesis, Semarang : Universitas Diponogero


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.