Pelestarian Identitas Arsitektural Lokal melalui Redesain Terminal Bandar Udara

Dela Erawati, Nur Endah Nuffida
Submission Date: 2017-01-26 15:04:19
Accepted Date: 2017-03-17 10:28:11

Abstract


Identitas lokal merupakan sebuah wujud kekayaan dari kearifan lokal. Masing-masing daerah memiliki kearifan lokal yang bermaksud untuk mempertahankan keseimbangan pada daerah tersebut. Sehingga sudah sepatutnya hal tersebut dilestarikan. Mewujudkan sebuah bentukan yang ikonik pada ruang publik berdasarkan ciri atau identitas khusus suatu daerah merupakan salah satu cara mengabadikan identitas lokal tersebut, terutama saat bentukan hadir sebagai gerbang kota yang menyambut datangnya orang dari luar daerah. Bangunan tersebut menyambut dan menjadi wajah pertama kota tempatnya berada. Disini kegiatan redesain memiliki tujuan secara khusus untuk memperkenalkan kembali identitas arsitektural khas Papua yang kian hilang melalui sebuah transformasi bentuk serta penyesuaian terhadap tipologi bangunan yang ada.

Keywords


bandar udara; budaya; redesain; ruang publik; Papua.

References


A. Imelda, Wiratman Architecture Airport Design. Jakarta: Imaji (2016) 13-15.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Bandar Udara Sentani. http://hubud.dephub.go.id/?id/bandara/detail/26 diakses pada 9 Novermber 2016 14:21.

P. Josef, 35 Karya Pilihan PROPAN, Sayembara Desain Arsitektur Nusantara “Eksplorasi Desain Arsitektur Nusantara”. Jakarta: PT. Prima Info Sarana Media (2014) 14-25.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.