Identifikasi Sebaran Aliran Air Bawah Tanah (Groundwater) dengan Metode Vertical Electrical Sounding (VES) Konfigurasi Schlumberger di Wilayah Cepu, Blora Jawa Tengah

Romandah Kusuma Nur Febriana, Eko Minarto, FX Yudi Tryono
Submission Date: 2017-07-27 15:21:04
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:17

Abstract


Penelitian Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui letak kedalaman serta potensi adanya air bawah tanah, untuk mengetahui letak sebaran air bawah tanah, dan untuk mengetahui karakteristik lapisan batuan bawah tanah di wilayah Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Untuk mendapatkan informasi ini dilakukan pengukuran geolistrik tahanan jenis Vertical Electrical Sounding (VES) konfigurasi Schlumberger. Penelitian ini  dilakukan menyebar di seluruh wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora dengan delapan titik pengukuran. Data yang dihasilkan saat pengukuran diolah menggunakan software IPI2WIN dan PROGRESS V 3.0 dengan menghasilkan kurva matching 1D. Dari pengukuran dan interpretasi yang telah dilakukan dapat diperoleh hasil  yaitu potensi adanya air bawah tanah berada pada kedalaman 40 m sampai 60 m dari permukaan tanah dengan nilai resistivitas sebesar 0,79-4 Ωm. Sebaran air bawah tanah menyebar dari arah barat menuju ke timur dan titik yang paling banyak mengandung potensi air tanah yaitu pada titik P4 terletak di Desa Karangboyo. Karakteristik penyusun lapisan batuan terdiri atas batu pasir sebagai akuifer, batu lempung sebagai akuifuge, lempung lanau sebagai akuitar dan air tanah.


Keywords


Akuifer; Geolistrik; Resistivitas; Vertical Electrical Sounding

References


Pringgoprawiro, H., 1983, “Biostratigrafi dan Paleogeografi Cekungan Jawa Timur Utara : Suatu Pendekatan Baru”. Disertasi Doktor, ITB, Bandung.

Lilik Hendrajaya, Idam Arif. 1990. “Geolistrik Tahanan Jenis”, Bandung : Laboratorium Fisika Bumi ITB.

Loke, M.H. 1995. “Least Squares Deconvolution of Apprent Resistivity Pseudosection”. Geophysics, Vol 60, No.6, pp 1682-1690. Malaysia.

Hidayat, Adha Nur, Darsono, Darminto. 2014. “Interpretasi Salt Water-Fresh Water Zone menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner-Schlumberger di Desa Majasto dan Ponowaren, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo”. Jurnal Fisika dan Aplikasinya,Vol 10, No 3 Oktober 2014 : ITS Surabaya.

Anggraeni, F. 2004. “Aplikasi Metode Geolistrik Resistivity untuk Mendeteksi Air Tanah”. Jember: Universitas Jember.

Menke, W., 1984, “Geophysical Data Analysis : Discrete Inverse Theory”, Academic Press. Inc : Orlando-Florida.

Santoso, D. 2002. “Pengantar Teknik Geofisika” : Penerbit ITB.

Seyhan, Ersin. 1977. ”Dasar-Dasar Hidrologi”. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Sosrodarsono S, Takeda K. 1993. “Hidrologi Untuk Pengairan”. Jakarta (ID): Pradnya Paramita.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.