Pendekatan Ekologi pada Rancangan Rumah Susun Sewa Adaptable bagi Pekerja Pabrik di Kawasan Sub-Urban Kabupaten Sidoarjo

Maulysa Prahastuti, Ima Defiana
Submission Date: 2017-07-29 04:34:18
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:18

Abstract


Fenomena urban sprawl di Surabaya hadir akibat urbanisasi yang terus-menerus. Urbanisasi menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan ketersediaan dan kebutuhan hunian. Hal tersebut menyebabkan harga hunian menjadi tinggi. Harga hunian yang tinggi tidak sesuai dengan pendapatan pekerja pabrik. Tekanan ekonomi pada pekerja pabrik menyebabkan mereka membuat lingkungan baru di pinggiran kota. Pinggiran kota identik dengan lingkungan yang kumuh dan akses yang sulit untuk menjangkaunya. Hal tersebut dapat dikatakan bahwa akses pekerja pabrik untuk mendapatkan hunian yang layak sangatlah minim. Oleh karena itu, diperlukan penyediaan hunian bagi pekerja pabrik berupa rumah susun. Banyaknya rumah susun yang tidak dapat menyesuaikan adanya perubahan kebutuhan ruang akan menyebabkan kekumuhan pada rumah susun. Salah satu cara menyelesaikan kekumuhan pada hunian pekerja pabrik adalah perancangan rumah susun yang adaptable (dapat menyesuaikan terhadap penghuni, lingkungan, dan objek). Perancangan adaptable dicapai dengan metode desain Adaptive Architecture. Selain itu, perancangan rumah susun juga menggunakan pendekatan ekologi.


Keywords


adaptable; adaptive architecture; ekologi; hunian; urban sprawl

References