New Development Hunian Nelayan Kenjeran sebagai Kampung Wisata Nelayan

Rela Habibah, Wahyu Setyawan, ST., MT.
Submission Date: 2017-07-29 12:55:31
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:18

Abstract


Permukiman pesisir terbentuk karena adanya aktivitas nelayan dalam memenuhi kebutuhan bertempat tinggal dan bermata pencaharian. Pemkot Surabaya kini menetapkan kawasan Kenjeran menjadi Kampung Wisata Bahari. Namun masih ada permasalahan pada kondisi fisik eksisting yang timbul seperti kualitas lingkungan dan kondisi hunian yang kurang ideal. Oleh karena itu, dibutuhkan pengembangan baru pemukiman dengan penataan yang dapat menunjang kualitas permukiman. Hal ini mengacu pada pengembangan pemukiman khas Indonesia yang disebut kampung tanpa memindahkan penghuni ke tempat yang baru. Kemudian menempatkan kembali penghuni asal tanpa merubah gaya hidup mereka yang lama dan kondisi fisik yang lebih baik dari yang lama. Konsep tersebut diwujudkan dalam obyek rancang berupa Kampung Wisata Nelayan, yaitu inovasi baru penataan landed housing yang mengaplikasikan kegiatan wisata kampung bahari dan memlibatkan penghuni dalam mengembangkan huniannya. Konsep hunian ini disebut pula dengan Elemental Housing.

Keywords


Permukiman Nelayan; New Development; Kampung Wisata Nelayan

References


Tesis Sihono. 2003. Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Prasarana Pasca Peremajaan Lingkungan Permukiman Di Mojosongo Surakarta. [ONLINE]. http://eprints.undip.ac.id/13261/1/2003MTA2049.pdf. Diunduh pada Juni 2017

Salama, Ashraf. Spatial Design Education. 2015. Ashgate Publishing Company

Ismariandi, Setijanti, Ariastita. 2010. Jurnal Online: “Konsep Pengembangan Kampung Nelayan Pasar Bengkulu Sebagai Kawasan Wisata”. [ONLINE]. http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Master-10257-Paper.pdf. Diunduh Oktober 2016

Silas, Johan. 1983 September. Perumahan: masalah, potensi, konsep. Bab 5 masalah perumahan dan sistim perumahan di kampung. Laboratorium Perumahan dan Permukiman Arsitektur ITS. Surabaya


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.