Penggunaan Pendekatan Healing Architecture dan Konsep Therapeutic Spaces pada Rancangan Fasilitas Rehabilitasi Sosial bagi Korban Narkoba

Nabilla Azhari, Murni Rachmawati
Submission Date: 2017-08-03 07:40:37
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:19

Abstract


Narkoba merupakan zat-zat dan obat-obatan terlarang yang berbahaya untuk tubuh manusia apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Indonesia saat ini sudah masuk menjadi negara darurat narkoba. Telah banyak upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani masalah tersebut, salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas rehabilitasi dan fasilitasnya. Therapeutic community adalah metode penyembuhan yang digunakan dalam rehabilitasi sosial korban narkoba. Konsep utama dari metode ini memiliki motto “Helping man help himself”. Metode penyembuhan tersebut dapat diterapkan melalui konsep therapeutic spaces. Therapeutic spaces dapat dideskripsikan sebagai lingkungan terbangun yang berpusat pada manusia, disiplin evidence-based, yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendukung elemen spasial yang berinteraksi dengan fisiologi dan psikologi manusia. Objek dirancang menjadi wadah dari aktifitas rehabilitasi sekaligus menjadi bagian dari proses penyembuhan. Setiap elemennya harus mendukung penyembuhan penggunanya. Dengan begitu diharapkan fasilitas dapat menjadi sebuah objek arsitektur yang kondusif untuk rehabilitasi dan mendukung aspek-aspek penyembuhan penggunanya mereka dapat menjadi produktif dan kembali ke masyarakat

Keywords


Narkoba; Rehabilitasi; Sosial; Healing architecture; Therapeutic Spaces

References


K. Mardiyansyah, “Indonesia Darurat Narkoba, Menpora Inginkan Pemuda Bernyali” Okezone.com. (2016) Diakses pada 24 Oktober 2016.

K. Ariwibowo, “Therapeutic Community” Humas Badan Narkotika Nasional RI. (2012) Diakses pada 30 November 2016.

B. Schaller, “Architectural Healing Environments” School of Dissertation and Thesis. Syracuse University. (2012

E. Chrysikou, “Architecture for Psychiatric Environments and Therapeutic Spaces” (2014)

D.P. Duerk, “Architectural Programming: Information Management for Design” (1993)

M. Barrett, “Creating Eden: The Garden as a Healing Space” (1992)

S. Holowitz, "Therapeutic Gardens and Horticultural Therapy: Growing Roles in Health Care". Alternative and Complementary Therapies. (2012)


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.