Pengalaman Meruang di Kampung Kalimas dengan Konsep Inversi Museum

Hanum Soraya, I Gusti Ngurah Antaryama
Submission Date: 2017-08-03 12:49:23
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:19

Abstract


Kota Surabaya adalah kota metropolitan yang masih memiliki kampung-kampung padat di dalamnya dan kampung menjadi salah satu identitas dari Kota Surabaya. Banyak kampung yang sudah menjadi kampung wisata yang nyaman dikunjungi, namun masih banyak kampung-kampung yang menarik dan berpotensi yang belum menjadi kampung wisata.

Salah satu kampung yang memiliki potensi  untuk dijadikan kampung wisata ialah Kampung Kalimas di jalan Kalimas Timur yang merupakan perbatasan tiga daerah kota tua dan memiliki bangunan cagar budaya, yakni Menara Syahbandar yang dulunya dipakai untuk mengawasi kapal yang masuk lewat Kalimas.

Kampung di Surabaya kebanyakan memiliki sifat yang ramah kepada wisatawan agar wisatawan merasa diterima dan nyaman berada di kampung tersebut, namun hal tersebut kurang nampak di kampung Kalimas ini, hospitalitas menjadi sebuah isu.

Permasalahan desain yang dihadapi adalah bagaimana obyek arsitekur dapat dihadirkan di sebuah kampung yang padat dan tidak memunyai lahan kosong. Metode yang digunakan adalah metode untuk membuat Peta Nolli yakni perekaman jalan dan ruang publik dan Responses to Site- Contextualism oleh Kari Jormakka untuk menemukan bentuk kemudian diubah menjadi bentukan yang baru dengan karakteristik yang sama dengan kampung

Konsep inversi dari museum membalikkan posisi kotak kaca yang biasanya digunakan untuk menyelubungi  benda  pameran sekarang digunakan untuk menyelubungi manusia agar kampung tersebut dapat dinikmati seperti museum raksasa.


Keywords


bangunan sisipan; hospitalitas; kampung wisata

References


Pemerintah Kota Surabaya, Bangunan Dan/Atau Lingkungan Cagar Budaya. Surabaya (2005)

Republik Indonesia. 2010. Undang-undang No. 11 tentang Cagar Budaya. Lembaran Negara RI, 2010. Sekretariat Negara. Jakarta.

Wikipedia, 2017, [online], Giambatista Nolli https://en.wikipedia.org/wiki/Giambattista_Nolli, 22 Februari 2017

Jormakka, Kari. 2003. Basics Design Methods. Birkhauster Boston.


Full Text: Untitled

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.