Desain Sistem Produksi dan Sistem Penjualan Donat Karakter dengan Konsep Pop-Up Shop

Ni Kadek Dara Maritasari, Baroto Tavip Indrojarwo
Submission Date: 2017-08-17 05:59:00
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:20

Abstract


Badan Ekonomi Kreatif menyatakan kuliner adalah sektor dalam ekonomi kreatif yang paling banyak berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto nasional, yaitu sebanyak 32,51% atau setara dengan Rp. 208,6 triliun. Riset yang dilakukan oleh Euromonitor, menemukan bahwa 2 dari 10 brand kuliner yang paling berkembang di Indonesia menjual produk yang sama, yaitu donat. Lebih dari 20 brand dengan lebih dari 50 toko donat telah berkembang di Surabaya, namun belum ada yang menggunakan karakter sebagai inovasi donat mereka.

Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis aktifitas produksi melalui shadowing dan contextual inquiry kepada pelaku bisnis donat dan flying on the wall untuk mengamati aktifitas penjualan di pop-up shop, serta interview dan questionnaries pada konsumen donat. Hasil dari analisis tersebut kemudian diolah untuk mendapatkan kebutuhan desain dan menghasilkan konsep perancangan sistem produksi dan sistem penjualan yang sesuai dengan kebutuhan.

Hasil dari penelitian ini adalah sebuah desain sistem produksi berupa standarisasi produksi, workspace, serta storage donat dan sistem penjualan berupa identitas visual, kemasan serta rencana bisnis untuk donat karakter dengan konsep pop-up shop. Konsep desain yang didapatkan diharapkan mampu menjadi inovasi dalam industri donat sehingga kualitas donat yang diproduksi selalu konsisten dan mampu memperbesar peluang bagi pelaku bisnis donat sehingga dapat berkembang dan bertahan melawan persaingan bisnis dengan kompetitornya.


Keywords


Donat Karakter; Sistem Produksi; Sistem Penjualan; Pop-Up Shop

References


(2016, Mei 29). Diambil kembali dari Dough Darlings: http://doughdarlings.com/

Alma, B. (2008). Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: Alfabeta.

ARC4D. (2012). The Pop Up Retail Phenomenon : How The Guerilla-Style Approach in Marketing. Sydney.

Indarwati, T. A., & Tiarawati, M. (2015). Strategi Pemasaran Melalui Experience dan Emotional Marketing Terhadap Kepuasan dan Loyalias Pelanggan di J.CO Donuts & Coffee Surabaya. Jurnal Riset Ekonomi dan Managemen, 104.

(2013). Indonesia The Foodservice Industry. Canada: Ariculture and Agri-Food.

Kartajaya, H. (2004). Marketing in Venus. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Koesumawardini, P. (2016). Desain Display Set Stan Bazar Brand Fesyen Wanita untuk Pebisnis Pemula Mahasiswa. Surabaya: Desain Produk Industri ITS.

Nurmianto, E. (1991). Ergonomi Konsep Dasar dan Aplikasinya. Surabaya: Prima Printing.

Pahl, G., & Beltz, W. (1996). Engineering Desain : A Systematic Approach.

Panero, J., & Zelnik, M. (2003). Dimensi Manusia dan Ruang Interior. Jakarta: Erlangga.

Pusat Kebijakan Ekonomi Makro. (2012). Tim Jadian Profil Sektor Riil : Sektor Perdagangan, Hotel, dan Restoran. Kementrian Keuangan Republik Indonesia.

SATSCo Agency. (2017, April 4). Sunday Market Edition. Diambil kembali dari Soledad & The Sisters Co: http://www.sats-co.com

Sekretarian Kabinet RI. (2016, April 26). Industri. Diambil kembali dari PresidenRI: http://presidenri.go.id/industri/menindaklanjuti-kerja-sama-ekonomi-kreatif.html

Shopify Inc. (2014, June 24). Resources. Diambil kembali dari Shopify: https://www.shopify.co.id


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.