Hunian Vertikal dengan Konsep Waterfront Architecture

Isnaeni Nur Chasanah, Dewi Septanti
Submission Date: 2018-07-26 23:22:52
Accepted Date: 2019-02-13 22:35:46

Abstract


Bidang ekonomi menjadi salah satu faktor adanya urbanisasi. Akibatnya kaum urban harus menetap di sekitar tempat mereka bekerja dan membuat daerah perkotaan menjadi kawasan padat. Tingginya permintaan lahan untuk permukiman tidak diimbangi dengan ketersediaan lahan sehingga masyarakat mencari alternatif lahan kosong untuk tinggal misalnya bantaran rel, bantaran sungai, dan pinggiran kota. Bantaran sungai yang merupakan lahan ilegal menjadi salah satu berkembangnya kawasan kumuh karena dijadikan halaman belakang dari suatu kawasan. Hal ini seperti Sungai Kalimas yang dahulu kala menjadi pusat peradaban namun berangsur mengalami kemunduran dan penurunan citra kualitas sungai. Permasalahan diatas membutuhkan respon yaitu sebuah hunian vertikal di tepi sungai untuk menyiasati sempitnya lahan yang memiliki fasilitas untuk mengembangkan keterampilan penghuninya. Menggunakan pendekatan arsitektur perilaku, gagasan ini berusaha memindahkan masyarakat dari hunian horizontal menjadi hunian vertikal. Sebagai bangunan yang berada di tepi Sungai Kalimas, konsep waterfront architecture digunakan agar dapat selaras dengan lingkungan dan menjadikan sungai sebagai muka depan suatu kawasan. Perwujudan muka depan dari kawasan ini dengan adanya water-enjoyable-space yaitu zona transisi yang menjadikan tepian sungai menjadi ruang bersama dengan harapan menjadi muka depan bagi kawasan tersebut.

Keywords


arsitektur perilaku; hunian vertikal; waterfront architecture

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Sains dan Seni ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/sains_seni.