Pembagian Area di Kampung Asuh sebagai Penerapan Pendekatan Arsitektur Perilaku

Fabella Andinia Setiawan, Sri Nastiti Nugrahani Ekasiwi
Submission Date: 2018-07-29 10:17:08
Accepted Date: 2019-02-13 22:35:46

Abstract


Didalam merancang terdapat berbagai cara untuk melakukan pendekatan terhadap objek rancang, salah satunya adalah dengan penerapan pendekatan arsitektural pada pembagian zoning ruang dan tatanan massa pada objek rancang itu sendiri. Seperti halnya pada Kampung Asuh, yang menerapkan Pendekatan Arsitektur Perilaku dalam pembagian zoning dan area berdasarkan perilaku dari penggunanya. Kampung Asuh itu sendiri merupakan objek arstektural yang memberikan sarana perlindungan dan pembinaan untuk anak terlantar. Dimana terdapat beberapa permasalahan pada anak terlantar di Indonesia, salah satunya adalah pandangan terhadap anak terlantar yang melekat erat dengan perilaku menyimpang. Untuk mewujudkan hal tersebut, adanya perpaduan dari Pendekatan Healing Environment dirasa perlu untuk memberikan kesan alam yang dapat memberikan kenyamanan pada anak terlantar sehingga memudahkan dalam proses penyembuhan psikologis anak, dan kemudian dapat merubah perilaku anak terlantar menjadi lebih baik.

Keywords


anak terlantar; arsitektur perilaku; healing environment; kampung asuh

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Sains dan Seni ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/sains_seni.