Arsitektur Regionalisme: Jelajah Nusantara Melalui Desain Bandar Udara

Falahy Mohamad, Purwanita Setijanti
Submission Date: 2018-07-31 13:49:18
Accepted Date: 2019-03-29 06:57:03

Abstract


Bandara pada saat ini menjadi pusat perhatian di negara belahan dunia. Bandara merupakan gerbang daerah yang juga sebagai bangunan publik dengan resiko tinggi tentunya wajib memenuhi persyaratan teknis yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan. Perlu adanya pertimbangan prinsip-prinsip utama mengenai terminal moda transportasi ini. Terkadang banyak sekali salah dalam menentukan atau memutuskan segala sesuatu dalam merancang. Seperti konsep desain bangunan, bahan bangunan, pola-pola ruang, dsb. Mereka hidup dalam kotak-kotak dari beton dengan atas nama modern, efisiensi dan lain-lain yang akhirnya mencoba mendefinisikan kembali arti makna ide ruang, bentuk dan sebagainya dalam paham arsitektur regionalisme melalui semiotika pengenalan tanda-tanda dan ekplorasi metafora lokalitas yang ada di Pekalongan. Permasalahan minimnya lokalitas sudah banyak ditemui dibeberapa daerah di Indonesia. Seringkali aspek desain dari bandara lebih kearah internalisasi dengan mengusung teknologi muktahir namun kesan yang timbul hanya unsur modern saja, tetapi nilai kelokalan justru tidak diperhatikan. Dalam perencanangannya, bagaimana caranya identitas-identitas yang melekat pada Pekalongan bisa dimasukkan kedalam arsitektur.

Keywords


bandara; lokalitas; metafora; pekalongan; regionalisme; semiotika

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Sains dan Seni ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/sains_seni.