Keselarasan Ruang Luar dan Ruang dalam pada Perancangan Pusat Budaya Bali

Sofian Deo Ananto, I Gusti Ngurah Antaryama
Submission Date: 2013-07-23 14:10:35
Accepted Date: 2013-09-20 17:25:42

Abstract


Arsitektur tradisional Bali mengenal tipologi bangunan bale yang berupa naungan dan keberadaan natah yang berupa ruang terbuka sebagai pusat orientasi dalam arsitektur tradisional Bali. Kedua elemen arsitektur ini menghasilkan kesan ambigu antara ruang dalam dan ruang luar di dalam rumah tradisional Bali. Dua elemen arsitektur ini juga menjadi ciri khas arsitektur Bali. Dalam perancangan arsitektur Bali yang mengkini maka diperlukan eksplorasi yang lebih dalam tentang hal-hal yang menjadi ciri khas arsitektur Bali diantaranya adalah keberadaan natah dan bale yang menghasilkan ambiguitas ruang luar dan dalam. Kenangan pengalaman ruang di dalam arsitektur tradisional Bali dapat dihadirkan kembali di dalam arsitektur Bali kontemporer dengan menggali kembali kebudayaan yang berkembang dengan tetap berakar pada kebudayaan tradisional Bali. Natah dan Bale di dalam arsitektur tradisional Bali dapat diinterpretasikan dalam bentuk yang berbeda tetapi dengan pengalaman ruang yang hampir sama. Diharapkan dengan proses merancang yang mengadopsi pengalaman ruang arsitektur tradisional Bali ini akan dihasilkan arsitektur yang dapat memberi suasana selaras antara ruang luar dan ruang dalam bangunan sama seperti pengalaman ruang yang dirasakan pada arsitektur tradisional Bali.

Keywords


ambigu; ruang; luar; dalam

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.