Klasifikasi Pasien Penderita Diabetes Melitus Tipe Dua Menggunakan Metode Analisis Diskriminan Hybrid Algoritma Genetika

Ramadhana Dio Gradianta, Irhamah Irhamah
Submission Date: 2014-08-24 10:34:13
Accepted Date: 2014-09-14 11:50:43

Abstract


Kebiasaan dan gaya hidup masyarakat Indonesia yang tidak sehat menyebabkan 8,4 juta jiwa menderita diabetes melitus sehingga menempatkan Indonesia pada peringkat keem-pat dunia dalam jumlah penderita diabetes melitus. Dari seluruh pasien diabetes melitus tersebut, 90% diantaranya menderita dia-betes melitus tipe dua. Salah satu cara penanganannya adalah de-ngan pemberian obat. Namun, kondisi gula darah setiap pasien berbeda dalam merespon obat yang diberikan. Ada kondisi di-mana gula darah pasien telah teregulasi dan ada pula kondisi di-mana gula darah belum mampu teregulasi oleh obat yang dibe-rikan. Atas kedua kondisi tersebut, dapat dilakukan klasifikasi yang dapat mengelompokkan pasien-pasien kedalam kodisi gula darah teregulasi dan belum teregulasi salah satunya dengan ana-lisis diskriminan. Namun, seiring berkembangnya ilmu penge-tahuan, metode diskriminan dapat di hybrid dengan metode lain salah satunya algoritma genetika. Oleh karena itu dalam peneli-tian ini dilakukan perbandingan ketepatan klasifikasi dari analisis diskriminan danhybrid analisis diskriminan-algoritma genetika. Hasilnya, ketepatan klasifikasi dari metode hybrid analisis diskri-minan-algoritma genetika lebih tinggi dibandingkan dengan me-tode analisis diskriminan.

Keywords


Algoritma genetika; analisis diskriminan; diabetes melitus; ketepatan klasifikasi

References