Optimasi Taguchi Multirespon melalui Pendekatan Fungsi Desirability dengan Regresi Fuzzy pada Kasus Kuat Tekan dan Daya Serap Air Produk Batako

Tri Murniati, Sony Sunaryo, Lucia Aridinanti
Submission Date: 2015-02-02 13:53:41
Accepted Date: 2015-03-16 09:16:43

Abstract


PT. X  yang berlokasi di Gresik adalah perusahaan yang memproduksi batako. Selama ini kualitas batako yang dihasilkan PT.X masih dibawah standar nasional. Berdasarkan SNI 03-0348-1989 tentang mutu batako, karakteristik kualitas batako terdiri dari kuat tekan dan daya serap air dengan standar minimal untuk kuat tekan batako adalah 45 kg/cm2 dan daya serap air maksimal sebesar 35%. Untuk meningkatkan mutu batako, PT.X menggunakan bahan FAS (X1), bottom ash (X2) dan agregat halus (X3) dengan rincian level FAS (0,4;0,5;0,6), Bottom ash (4 bagian; 5 bagian; 6 bagian) dan agregat halus (3 bagian; 2 bagian; 1 bagian). Penelitian sebelumnya dilakukan Damaris [2] dengan pendekatan Taguchi Total Loss Function dengan hasil kombinasi level optimal FAS 0,4, bottom ash 5 bagian serta agregat halus 2 bagian. Level optimum penelitian Damaris [2] menghasilkan nilai desirability untuk model a sebesar 0,90; model b sebesar 0,87 dan model c sebesar 0,85. Dengan menerapkan level tersebut diperoleh biaya produksi batako per unit 1650 rupiah. Penelitian menggunakan pendekatan  fungsi desirability  dan regresi fuzzy menghasilkan nilai desirability 0,91 untuk model a; 0,95 untuk model b dan 0,76 untuk model c. Dengan menggunakan model c diperoleh biaya produksi 1596 rupiah per unit sehingga lebih hemat 54 rupiah per unit batako.

Keywords


Daya serap air;fungsi desirability;kuat tekan;metode Taguchi;regresi fuzzy

References


Al-Refaie, Abbas, dkk. (2013). Optimization of Multiple Responses in the Taguci Method Using Desirability Function and Fuzzy Regression. Hongkong: Proceedings Of The International Multiconference Of Engineers And Computer Scientists Vol.II IMECS 2013, March 13-15.

Damaris, R.A. (2011). Optimasi Kuat Tekan dan Daya Serap Air dari Batako yang Menggunakan Bottom Ash dengan Pendekatan Respon Serentak. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Frick, Heinz & Koesmartadi. (1999). Ilmu Bahan Bangunan Eksploitasi, Pembuatan, Penggunaan dan Pembuangan. Yogyakarta.

Kementerian Perumahan Rakyat. (2014). Rusun Menjadi Solusi Keterbatasan Tanah di Indonesia. http://www.kemenpera.go.id/?op=news&act=detaildata&id=1762.

Nasrudin, M. (2014). Analisis Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Batako dengan Campuran Abu Terbang Batubara. Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

Park, S.H. (1995). Robust Design and Analysis for Quality Engineering. Chapman & Hall, Madras.

Tanaka, H., S. Uejima, & K. Asai,. (1982). Linear Regression Analysis with Fuzzy Model. IEEE Transactions on Systems, Man, and Cybernetics SMC, Vol. 12, pp. 903–907, 1982.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.