ANALISIS PENGARUH ION Zn (II) PADA PENENTUAN Fe3+ DENGAN PENGOMPLEKS 1,10-FENANTROLIN PADA pH OPTIMUM MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS

Ria Fina Wijaya, Djarot Sugiarso
Submission Date: 2015-07-01 14:50:35
Accepted Date: 2016-01-21 11:53:17

Abstract


Penelitian tentang analisis pengaruh ion Zn(II) pada penentuan Fe3+ dengan pengompleks 1,10-fenantrolin pada pH optimum telah dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Kompleks Fe(III) fenantrolin mempunyai panjang gelombang maksimum 363 nm dengan absorbansi sebesar 0,468. Koefisien korelasi (r) yang diperoleh pada kurva kalibrasi adalah 0,9986. Hasil analisis menunjukkan bahwa ion Zn(II) dapat mempengaruhi kompleks Fe(III) fenantrolin pada konsentrasi 0,2 ppm Zn2+ dengan menurunkan absorbansi dan % recovery 77,86%.

Keywords


Fe3+; 1,10-fenantrolin; Zn2+; spektrofotometer UV-Vis

References


Anwar, Aditya P. 2009. Studi Gangguan Co pada Analisa Besi dengan Pengompleks 1,10-Fenantrolin pada pH 4,5 Secara Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Christian, Gary D. 2004. Analytical Chemistry Sixth Edition. USA: John Wiley&Sons, Inc.

Cotton, F. A. dan Wilkinson, G. 1984. Kimia Anorganik Dasar. Jakarta: UI Press.

Cotton, F. A., Wilkinson, G. dan Gaus, P. L. 1987. Basic Inorganic Chemistry. Canada: John Willey & Sons.

Dewi, Ricma. 2014. Penentuan Kondisi Optimum pada Pembentukan Kompleks Fe(III)-Fenantrolin dengan Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Dinararum, Retno R. 2013. Studi Gangguan Krom (III) pada Analisa Besi dengan Pengompleks 1,10-fenantrolin pada pH 4,5 secara Spektrofotometri UV-Tampak. Skripsi. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Eckschlager, K., M.Sc., D.Ph. 1972. Errors, Measurement and Result in Chemical Analysis. London: Van

Norstrand Reinhold Company.

Effendy. 2007. Kimia Koordinasi First Edition. Malang: Bayumedia.

Khamsatul, M. L. 2006. Optimasi pH Buffer dan Konsentrasi Larutan Pereduksi Natrium Tiosulfat (Na2S2O3) dengan Pengompleks Bathofenantrolin pada Penentuan Kadar Besi secara Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Kuswanto. 2003. Perbandingan Pereaksi Pengompleks Kalium Tiosianat (KSCN) dengan Pereaksi Pengompleks 1,10-Fenantrolin pada Penentuan Kadar Besi (Fe) Total dalam Biji Gandum (Triticum sativum) secara Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Miller, J. C. dan Miller, J. N. 1991. Statistik untuk Kimia Analitik. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Patnaik, P. 2003. Handbook of Inorganic Chemicals. New York: McGraw-Hill Book Company.

Pavia, D. L., Lampman, G. M., Kriz, G.S. dan Vyvyan, J.R. 2009. Introduction to Spectroscopy Fourth Edition. Canada: Nelson Education, Ltd.

Pramanasyah, A. A. 2009. Studi Gangguan Co pada Analisa Besi dengan Pengompleks 1,10- Fenantrolin pada pH 4,5 secara Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Pritasari, Ardyah A. 2010. Studi Gangguan Mn Pada Analisa Besi Menggunakan Pengompleks 1,10-Fenantrolin Pada Ph 4,5 Dan pH 8,0 Secara Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Riyanto, Ph. D. 2014. Validasi & Verifikasi Metode Uji sesuai dengan ISO/ IEC 17025 Laboratorium Pengujian & Kalibrasi.

Shriver, D. F. 1940. Inorganic Chemistry. New York: W.H. Freeman

Wulandari, Desi A. 2009. Studi Gangguan Nikel pada Analisa Besi dengan Pengompleks 1,10-Fenantrolin pada pH 4,5 secara Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.