Metode Perancangan dan Proses Produksi: Prototype Gitar Akustik-Elektrik dengan Konsep Modular

Vicky Khoirul Aslam, Bambang Tristiyono, MY Alief Samboro
Submission Date: 2020-08-20 22:18:13
Accepted Date: 2021-03-23 11:09:47

Abstract


Bagi sebagian besar musisi, membawa alat musik terutama gitar utuh dalam perjalanan bisa jadi hal yang sangat merepotkan. Pasalnya, ada batasan yang boleh dibawa oleh seseorang, misalnya ketika menaiki pesawat, gitar memiliki ukuran yang cukup besar saat kondisi utuh. Gitar dengan konsep modular akan sangat membantu konsumen dalam keringkasan dalam perjalanan saat membawa gitar karena modul pada gitar terpisah dan dimensi gitar akan lebih kecil saat dibawa. Tujuan dari riset ini adalah memberikan inovasi pengembangan produk gitar pada sistem modular dan teknik kuncian sambungan antar modul menggunakan rel reverse t-slot sehingga dapat membantu mempermudah konsumen saat menggunakan gitar. Sebagai langkah awal dilakukan observasi dan deep interview kepada 10 musisi indie label Indonesia dan 1 musisi indie label Singapura untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan gitaris saat di atas panggung maupun di studio. Analisis sistem modular dilakukan berdasarkan permasalahan dan kebutuhan konsumen. Setelah semua studi literatur dan analisis terpenuhi, maka langkah selanjutnya yang dilakukan penulis yaitu mencari konsep desain. Penulis juga ingin menyampaikan sebuah makna yang dituangkan ke dalam konsep desain dan dilanjutkan proses produksi untuk mendapatkan trial and error agar prototype yang dihasilkan baik. Penelitian ini, menghasilkan produk gitar modular yang terdiri dari 3 modul (1 modul utama / primary modul dan 2 modul tambahan / auxulary modul) dan sambungan antar modul menggunakan struktur sambungan reverse t-slot dapat menjadi solusi agar struktur gitar dapat lebih kuat agar tidak mudah lepas saat digunakan.

Keywords


Gitar Elektrik Akustik; Modular Desain; Reverse T-Slot.

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Sains dan Seni ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://ejurnal.its.ac.id/index.php/sains_seni.