Pengaruh Ekstrak Kulit Jeruk Pamelo terhadap Infeksi Jamur Fusarium oxysporum pada Tanaman Tomat

Nur Istikomah, Nur Hidayatul Alami, Kristanti Indah Purwani
Submission Date: 2015-08-06 15:55:01
Accepted Date: 2016-01-20 16:25:47

Abstract


Jeruk Pamelo (Citrus grandis) memiliki kandungan senyawa kimia aktif berupa limonen 90% yang tertinggi dibandingkan dengan jenis jeruk lainnya. Limonen merupakan senyawa terpenoid yang dapat dimanfaatkan sebagai fungisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak jeruk Pamelo terhadap pertumbuhan tomat yang terinfeksi Fusarium oxysporum. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman dan tingkat infeksi pada akar tomat. Ekstrak diambil dengan metode maserasi dan diaplikasikan pada tanaman umur 43 hst hingga 49 hst dengan konsentrasi 1%, 3%, 5%, 7% dan 9%. Infeksi patogen F. oxysporum pada tomat dilakukan saat umur 40 hst selama 48 jam diinkubasi dalam greenhouse. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit jeruk Pamelo tidak berbeda nyata secara signifikan terhadap pertumbuhan tinggi batang tanaman tomat, namun pada pengamatan infeksi akar menunjukkan bahwa pemberian ekstrak konsentrasi 1% mampu menghambat infeksi jamur F. oxysporum yang sebanding dengan fungisida kimia sintesis Antracol 0,3 %.


Keywords


fungisida nabati; infeksi akar; jeruk Pamelo; layu Fusarium

References


Susanto, S., Suketi, K., Mukhlas. dan Rachmawati, L.. Penampilan Pertumbuhan Jeruk Besar (Citrus grandis (L.) Osbeck cv. Cikoneng pada Beberapa lnterstock. Bul. Agron. (32) (2) 7 - 11 (2004).

Kurniawan, A., Kurniawan, C., Indraswati, N. dan Mudjijati. Ekstraksi Kulit Jeruk Dengan Metode Destilasi, Pengepresan dan Leaching. Widya Teknik Vol. 7, No. 1, (15-24) (2008).

Anonim. Potensi Pengembangan Kulit Jeruk Besar. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian Vol. 30 No.6 tahun 2008 (2008)

Astarini, N. P. F.; Burhan, R. Y. P. dan Zetra, Y. Minyak Atsisri Dari Kulit BuahCitrus grandis, Citrus aurantium (L.) dan Citrus aurantifolia (Rutaceae) Sebagai Senyawa Antibakteri dan Insektisida. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember (2010).

Jayaprakas G.K, Singh RP, Pereira J, dan Sakariah KK. Limonoid from Citrus reticulata and their moult inhibiting activity in mosquito Culex quinque asciatus larvae. Central Food Technological research Institute, Mysore. India (1997).

Soesanto, L. Pengantar Pengendalian Hayati Penyakit Tanaman. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta (2008).

Djunaedi, A. Aplikasi Fungisida Sistemik dan Pemanfaatan Mikoriza dalam Rangka Pengendalian Patogen Tular Tanah Pada Tanaman Kedelai (Glycine max L.). Jurnal Embryo Vol.5 No.2 (2008).

Surtinah. Kajian tentang Hubungan Pertumbuhan Vegetatif dengan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 4 No. 1 Agustus 2007. Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning (2007).

Wasonowati, C. Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) dengan Budidaya Hidroponik. Jurnal Agrovor Vol.4 No.1. Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (2011).

Wilkins, M.B. Advanced Plant Physiology. Language Book Society : Harlow. 514p (1989).

Setiawati, W., Ineu, S., dan Neni, G. Penerapan Teknologi PHT pada Tanaman Tomat. Jurnal Monografi Vol. 2. Bandung.: Balai Penelitian Tanaman Sayuran (2001).

Campbell, N. A. Biologi Jilid 1 Edisi 5. Erlangga. Jakarta (2000).

Wiryanta, W.T.B. Bertanam Tomat. Agromedia Pustaka : Jakarta (2004).

Dalmadiyo, G., Suhara, C., Supriyono dan Sudjindiro. Evaluasi Ketahanan Aksesi Kenaf (Hibiscus canabinus L.) terhadap Penyakit Layu Fusarium oxysporum S. Jurnal LITTRI, 6 : 29-32 (2000).

Yunis, Nurhatika, S. dan Purwani, K. I. Efektifitas Mikoriza Terhadap Penyakit Layu Fusarium Pada Tomat (Lycopersicon esculentum Mill) var. Fortuna. Proceeding of International Biology Conference Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (2012).

Mustafida, A. Studi Potensi Fungisida Nabati Ekstrak Daun Tancang (Bruguiera gymnorrhiza) Dalam Mengendalikan Jamur Pathogen Phytoptora capsici Pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens Longa). Skripsi Program S1 Biologi ITS, Surabaya (2013).

Astarini, N. P. F.; Burhan, R. Y. P. dan Zetra, Y. Minyak Atsisri Dari Kulit BuahCitrus grandis, Citrus aurantium (L.) dan Citrus aurantifolia (Rutaceae) Sebagai Senyawa Antibakteri dan Insektisida. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember (2010).

Utariningsih, Dwi dan Purwanti, Dian. Pemanfaatan Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) sebagai Larvasida untuk Pemberantasan Nyamuk Aedesaegepty. Disertasi (2010).

Chrisnawati, M.P. dan Helti A. Studi Efektifitas Beberapa Fraksi Minyak Serai Wangi Terhadap Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici Penyebab Penyakit Layu Fusarium Tanaman Tomat. Laporan Penelitian. Fakultas Pertanian Universitas Mahaputra Muhammad Yamin. Solok (2000).

Koussevitzky, S., Neeman E., Sommer A. Purification and Properties ofa Novel Chloroplast Stromal Peptidase, Processing Polyphenol Oxidase And Other Imported Precursors. Department of Plant Sciences, the Hebrew University, Jerusalem (1998).

Putri A. U. Uji Potensi Antifungi Ekstrak Berbagai Jenis Lamun terhadap Fungi Candida albicans. Skripsi (2013).

Griffin, H.D. Fungal Physiology. New York. John Wiley & Sons, Inc. (1981).


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.