Desain Sepeda Listrik untuk Anak Sekolah SMP & SMA yang Menunjang Aktifitas Gaya Hidup Remaja Perkotaan dan Dapat Diproduksi UKM Lokal

Miftahul Huda
Submission Date: 2015-08-13 09:29:38
Accepted Date: 2016-01-21 09:34:59

Abstract


Peningkatan pertumbuhan ekonomi kota-kota besar di Indonesia tentu akan berpengaruh besar terhadap kebutuhan alat transportasi bagi setiap individu. Seperti di Kota Surabaya, jumlah kepemilikan kendaraan bermotor semakin meningkat. Saat ini jumlah kendaraan di Surabaya mencapai angka 4,5 juta. Penggunaan bahan bakar minyak sebagai sumber tenaga kendaraan bermotor tentu sangat tinggi pula. Emisi dari kendaraan bermotor tersebut yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan penggunaan bahan bakar fosil tersebut menghasilkan gas-gas rumah kaca seperti CO2 dan telah memberikan kontribusi terbesar bagi pemanasan global. Upaya pengembangan energi alternatif selain bahan bakar fosil terus dikembangkan. Maraknya penggunaan sepeda motor dikalangan remaja perkotaan, meskipun ada larangan penggunaan sepeda motor, namun masih saja banyak remaja yang tidak menghiraukan larangan tersebut. Hal ini tidak dapat dipungkiri, Jarak yang jauh dari rumah ke sekolah dan tingginya aktifitas remaja perkotaan tanpa didukung alat transportasi umum yang memadai, membuat remaja enggan untuk naik alat transportasi umum, menggunakan sepeda kayuh juga akan menguras banyak tenaga karena jarak dari rumah yang jauh, sepeda listrik saat ini yang ada dipasaran mayoritas berjenis city bike dengan ukuran frame kecil, keranjang, boncengan belakang, membuat remaja enggan untuk menggunakan sepeda listrik sebagai alat transportasi kesekolah. Sepeda listrik pada penelitian ini diarahkan ke segmen remaja laki – laki, dilakukan kuesioner untuk mengetahui selera dan kebutuhan remaja, menggunakan metode behavioral mapping untuk memetakan aktifitas dan gaya hidup remaja perkotaan. Untuk memenuhi selera bentuk sepeda yang diinginkan remaja, bentuk sepeda listrik mengadopsi karakter sepeda motor menggunakan metode form follow function. Melakukan analisa konfigurasi penempatan komponen sepeda listrik seperti, baterai dan motor agar didapatkan konfigurasi penempatan yang harmonis dengan frame tanpa menghilangkan manfaat sepeda kayuh. Desain sepeda listrik harus mendukung industri kreatif dengan menggandeng UKM lokal untuk mewujudkan prototip final desain, dengan harapan UKM dapat memproduksi sendiri sepeda listrik dan dapat memenuhi kebutuhan sepeda listrik yang ada di pasar domestik.


Keywords


E-Bike; Sporty; Remaja; Metropolitan

References


Kurniawan A., Wiyancoko D. (2010) “Desain Sepeda Listrik dengan Geometri Roda 20 Inchi untuk Pengendara Dewasa” Jurnal Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Fti, ITS Surabaya.

Juliane Neuss. 2007. Bike Ergonomics For All People.

Surabayakita. (2013). Tambah Tahun Surabaya Tambah Macet http://www.surabayakita.com/index.php?option=com_content&view=article&id=5679:tambah-tahun-surabaya-tambah-macet&catid=25&Itemid=0, diakses tanggal : 11/02/2015 pukul : 22:44 WIB.

Hardini P. (2014). Dampak Kesehatan dari Polusi Udara Belakangan Ini. http://www.tempo.co/read/news/2014/04/19/060571778/Dampak-Kesehatan-dari-Polusi-Udara-Belakangan-Ini, diakses tanggal 12/02/2015 pukul : 06:13 WIB.

J. DAVID GOODMAN. (2010). An Electric Boost for Bicyclists. http://www.nytimes.com/2010/02/01/business/global/01ebike.html?_r=0, diakses pada tanggal 3 April 2014, pukul 00:41 WIB.

Autoblogstaff. (2011). Daimler gets in on the electric bicycle game with Smart E-Bike, http://green.autoblog.com/2011/08/23/daimler-gets-in-on-the-electric-bicycle-game-with-smart-e-bike/ (diakses pada tanggal April 2014, pukul 01:41 WIB.

Roni. (2012). What's the difference between pedelecs and e-bikes?, http://www.electric-bicycle-guide.com/pedelec.html , diakses pada tanggal April 2014, pukul 01:41 WIB.

Eric. (2012). Mid Drive; The Creamy Hub Motor Alternative. http://www.electricbike.com/mid-drive/, diakses pada tanggal April 2014, pukul 01:41 WIB.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.