Penerapan Metode Resistivitas 2D Untuk Identifikasi Bawah Permukaan Situs Maelang Bayuwangi Jawa Timur

Mochammad Fauzan Dwiharto, M.Singgih Purwanto
Submission Date: 2017-08-01 09:23:59
Accepted Date: 2017-12-31 15:38:17

Abstract


Survey geofisika dengan metode resistivitas 2D dilakukan di kawasan Situs Maelang, Dusun Maelang, Desa Watukebo, Kelurahan Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Pengukuran dilakukan unttuk memetakan bawah permukaan kawasan situs maelang. Selain jejak peninggalannya, nama daerah juga memiliki makna dan penting dalam studi sejarah dan arkeologi. Nama daerah Maelang ini dalam Bahasa Madura memiliki arti sengaja dihilangkan. Identifikasi keberadaan situs arkeologi ini diperkuat dengan ditemukannya sebuah goa yang berbentuk simetris dengan tatanan batu yang rapi dan terdapat relief buaya didepannya. Relief buaya ini berasosiasi dengan nama Kelurahan Bajulmati. Dari hasil pengukuran resistivitas 2D sebanyak 5 lintasan dengan konfigurasi Wenner - Schlumberger dan Dipole - Dipole, terdapat beberapa anomali resistivitas. Pada lintasan 1 dan lintasan 2 terdapat anomali bidang batas atap goa yang tebalnya sekitar 1.85 meter dengan rentang nilai resistivitas 90-210 Ωm, sedangkan pada lintasan 3 dan lintasan 4 terdapat anomali resistivitas bernilai 1418–5820 Ωm.  Anomali ini yang diduga adanya ruang dibawah permukaan. Sedangkan pada lintasan 5 anomali batuan penutup goa yang tertutupi tumbuhan jagung teridentifikasi pada kedalaman 0.5 sampai 3 meter.


Keywords


metode resistivitas 2D; situs maelang; konfigurasi wenner-schlumberger; konfigurasi dipole-dipole

References


Tempo. (2016, Maret 16). Balai Arkeologi Identifikasi Situs Arkeologi di Banyuwangi. Diambil kembali dari tempo Widyatmoko, H., & Moerdjoko, S. (2002). Menghindari, Mengolah dan Menyingkirkan Sampah. Jakarta: Abdi Tandur.

Tim BPCB Trowulan Teliti Sumberdaya Arkeologi di Desa Watukebo.(2016, Juni 7). Diambil kembali dari kabarbanyuwangi.info

D.A Agustiyanto dan S.Santosa.2012.Peta Geologi Lembar Situbondo

Mufidah, J. (2016). Aplikasi Metode Geolistrik 3D Untuk Menentukan Situs Arkeologi Biting Blok Salak di Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Lumajang. UIN Maulana Malik Ibrahim, Jurusan Fisika. Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim.

Pryambodo, D. G., & Troa, R. A. (2016). Aplikasi Metode Geolistrik Untuk Identifikasi Situs Arkeologi di Pulau Lut Natuna. Kalpataru, Majalah Arkeologi Vol 25 no 1.

Telford, W. M., Geldart, L. P., & Sheriff, R. (1990). Applied Geophysics (2nd ed.). New York: Cambridge University Press.

Waluyo dan Edy Hartantyo. (2000). Teori Dan Aplikasi Metode Resistivitas.Yogyakarta : Laboratorium Geofisika, Program Studi Geofisika,Jurusan Fisika FMIPAUGM


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.